Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Tuesday, 7 December 2010

Para Sultan Dukung Keistimewaan Yogya

sumber :
http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya


RUUK DIY
Para Sultan Dukung Keistimewaan Yogya

Laporan wartawan KOMPAS Siwi Yunita Cahyaningrum
Minggu, 5 Desember 2010 | 17:25 WIB

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Abdi dalem Darno Pawoko berjaga di seberang Bangsal Kencono di kompleks Keraton Yogyakarta, Yogyakarta, Kamis (18/11/2010), yang sepi pengunjung. Pascaerupsi Gunung Merapi, jumlah rata-rata wisatawan domestik yang berkunjung ke keraton tersebut turun dari 1.500 menjadi sekitar 150 orang per hari. Jumlah wisman yang berkunjung juga turun dari rata-rata 300 menjadi 70 wisatawan per hari.

CIREBON, KOMPAS.com - Para sultan atau raja di Nusantara yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara mendukung keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Hal itu dibahas oleh para sultan yang tergabung dalam forum itu pada saat Festival Keraton Nusantara di Palembang berlangsung.

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat, Minggu (5/12/2010) di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Jawa Barat mengatakan, di dalam pertemuan di sela-sela perayaan FKN itu, keistimewaan Yogyakarta menjadi salah satu tema diskusi. Hasilnya, Yogyakarta mendapatkan dukungan dari anggota Forum Komunikasi dan Informasi Keraton Nusantara (FKIK) yang berjumlah 40 keraton se-nusantara.

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini," kata Arief.

Keunikan Yogyakarta, tambah Arief juga merupakan kekayaan Nusantara. Seharusnya keunikan itu tidak diseragamkan.

There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907