Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Monday, 24 October 2011

Al-Qur'an Surat Al-anfal dan Harta Amanah


sumber : http://www.amanahsistem.info/2011/07/kaitan-al-quran-surat-al-anfal-dengan.html


Al-Qur'an Surat Al-anfal dan Harta Amanah


بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
AYAT 1 AL-QUR'AN SURAT AL-ANFAL

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأَنفَالِ قُلِ الأَنفَالُ لِلّهِ وَالرَّسُولِ فَاتَّقُواْ اللّهَ وَأَصْلِحُواْ ذَاتَ بِيْنِكُمْ وَأَطِيعُواْ اللّهَ وَرَسُولَهُ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ
"Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: 'Harta rampasan perang itu kepunyaan Allah dan Rasul, sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu, dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman.'" (QS. Al-Anfaal: 1)


Apa bila Mereka menanyakan kepadamu (Ya Muhammad saw) tentang (pembagian) harta rampasan perang !
Maka katakan olehmu "Harta rampasan perang adalah milik Allah dan Rasulnya, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan di antara sesamamu; dan ta'atlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman."
Rampasan perang bukan hanya ada di jaman rosulloh Muhammad saw akan tetapi dari mulai bumi dan langit ini ada(semenjak nabi adam alaihis salam di turunkan kebumi) hingga saat ini.
Terlalu panjang kalau kita membahas tentang rampasan perang.Karena rampasan perang ada dimana-mana dan kami belum mendengar,membaca kalau rampasan perang itu sudah di bagikan untuk umat manusia,dalam Al-qur'an,hadis maupun sejarah.dalam Al-qur'an dijelaskan tentang penerima (mustahiq)dan dijelaskan kalau rampasan perang itu milik alloh dan rosulnya,Alloh dan Rosul menyerukan Kepada hamba/umat manusia Untuk bertakwa Pada Alloh dan rosulnya ( Ta'at Mengerjakan apa yang telah di perintahkannya dan menjauhi apa yang telah di larangnya)Serta alloh menyerukan untuk kita memper erat talisilaturohmi,memperbaiki hubungan dengan sesama mahluk dan memperbanyak saudara..
KESIMPULAN DARI AYAT 1 AL-QUR'AN SURAT AL-ANFAL
  1. Al-anfal/Rampasan perang itu milik alloh dan rosulnya.
  2. Rampasan perang belum pernah dibagikan.
  3. Rampasan perang saat ini hanya akan di dapat oleh orang2 yang takwa pada alloh dan rosulnya.
  4. Rampasan perang ada dimana mana,dan dititipkan dari A ke B dari B ke C terus dan terus seperti itu hingga disebut Harta Amanah dan  terjadi sebuah penghianatan,perang dsb dimana mana hingga sebagian besar harta amanah tersebut di kuasai oleh orang-orang yahudi dan nasroni (negara yang berkuasa) Harta Amanah sangatlah sulit untuk bisa di cairkan saat ini Sebelum datang sosok Imam manusia yang di sebut Imam mahdi.
  5. Saat ini Kita baru memperbanyak ikatan tali persaudaraan,Coba kita renungkan dan ingat2 ketika kita jalan mencari atau dapat informasi tentang barang yang ada kaitan dengan asset tersebut,dari daerah A ke daerah B tambah minimal 1 orang terus kedaerah C tambah lagi 3 orang terus aja seperti itu barang yang kaitan dengan Asset tersebut ngk muncul juga he....
  6. Kami saran kan bagi semua pihak berjuanglah sertai do'a dan bertakwalah pada Alloh dan Rosulnya Perbaiki tali persaudaraan dengan sesama mahluk,Karena Al-anfal/Rampasan perang/harta amanah hanya akan di dapat sebelum datangnya Imam Mahdi oleh orang2 yang takwa pada Alloh dan rosulnya.( orang mu'min) Lanjut ke ayat 2 surat al-anfal tentang ciri orang-orang mu'min.
  7. Jika al-anfal/Rampasan perang/harta amanah cair bisa digunakan seluruhnya untuk umat manusia maka tidak akan ada yang namanya mustahik Zakat.Lanjut ke ayat 2 surat al-anfal tentang ciri orang-orang mu'min. 

Link terkait :

There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907