Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Friday, 27 November 2015

Terima Kasih kepada semua pihak atas segala perhatiannya.


Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas segala perhatian baik moril maupun material yang telah diberikan, atas wafatnya Suami, Ayahanda, Bapak Mertua, Kakek kami : Almarhum Ir. H. Moch Memed, Dipl. HE. Keluarga : Kang Ari Tea, Mochamad Wachyudi M, Mety Metyasari, Said F Aji, Afina Artikasari, Nadhira Anggitasari, Aghniya Yasminasari, Arsyad Natadipura





Pada bulan terakhir tahun 1980-an Ir. Moch. Memed, Dipl.HE. mengemukakan gagasan tentang perlunya suatu wadah organisasi profesi ahli teknik hidraulik kepada Ir. Mardjono Notodihardjo dan Ir. Martono Martodiputro (alm) dan disambut positif oleh kedua orang tokoh tersebut. Gagasan ini ditindak lanjuti dengan pertemuan di Direktorat Penyelidikan Masalah Air (DPMA) Bandung. Pertemuan pertama dihadiri oleh beberapa orang tenaga ahli teknik hidraulik yaitu antara lain Moch Memed, Mardjono Notodihardjo, Martono Martodiputro, Dedi Tjahyadi, Sadeli Wiramihardja, Maman Gantina, Suherman(alm), Husni Sabar, dan Soenarno. Pada pertemuan berikutnya peserta pertemuan bertambah dengan Erman Mawardi, Djaya Murni Warga Dalam, Sugandar Sumawiganda, Soelastri Djennoedin, R.F.C. Ratulangi, Mulyana W, Apun Affandi, Joesron Loebis, dan Sukandar. 


Informasi : Moch Memed



  1. http://indonesian-treasury.blogspot.com/2011/06/membangun-dengan-kearifan-lingkungan.html
  2. http://www.hathi-pusat.org/page/sejarah-hathi 
  3. http://moch-memed.blogspot.com
There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907