Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Thursday, 19 April 2012

Ditemukan Gunung Berapi Terbesar, Bawah Laut Sumatera

Jaman bakal ganti deui. tapi engké, lamun Gunung Gedé anggeus bitu, disusul ku tujuh gunung. Génjlong deui sajajagat. Urang Sunda disarambat; urang Sunda ngahampura. Hadé deui sakabéhanana. Sanagara sahiji deui. Nusa Jaya, jaya deui; sabab ngadeg ratu adil; ratu adil nu sajati.
(apakah Gunung Gede itu Gunung yang besar yang gede cuplikan UGA Siliwangi)

___________

___________

Ditemukan Gunung Berapi Terbesar, Bawah Laut Sumatera

JAKARTA–Para pakar geologi Indonesia, AS dan Prancis berhasil menemukan gunung api bawah laut raksasa berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter yang berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.

letakgunungberapiraksasabengkulu

Para ahli geologi ini berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.
“Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua, ” kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam, BPPT, Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

gunung-berapi-raksasa-bengkulu2

Gunung api bawah laut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera, 330km dari Bengkulu, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut.
Meskipun gunung ini diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini. “Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus,” katanya.
Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion canggih milik CGG Veritas itu adalah yang pertama di dunia karena menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan oleh kapal survei seismik.
Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50km) yang meliputi Palung Sunda, Prisma Akresi, Tinggian Busur Luar (Outer Arc High) dan Cekungan Busur Muka (Fore Arc Basin) perairan Sumatera.
Sejak gempa dan tsunami akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan lainnya, terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumatera yang menarik minat banyak peneliti asing.
Tim ahli dari Indonesia, AS dan Perancis kemudian bekerjasama memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik dalam (deep seismic image).ant/kemREPUBLIKA

Sebagai perbandingan, Gunung Berapi terbesar saat ini adalah Gunung Berapi Mauna Loa yang berada di kePulauan Hawaii, AS dengan diameter “hanya” 17 Km dengan tinggi 4000M setara dengan 85% dari pulau Hawaii itu sendiri atau Gunung Berapi Krakatau yang meledak tahun 1883 dengan diameter 11 Km dan tinggi 2000 m , yang ledakannya terdengar sampai Pulau Rodrigues, Afrika,setara dengan 30.000 kali Bom Atom.

SUMBER :
INFO : http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/05/29/ditemukan-gunung-berapi-terbesar-bawah-laut-sumatera/
FOTO : http://innerpower.wordpress.com/2009/05/28/di-sinilah-letak-gunung-berapi-raksasa-bengkulu-itu/

Gunung Berapi Bawah Laut di Bengkulu

Image Source on Youtube
Kabar mengenai adanya gunung berapi bawah laut di Provinsi Bengkulu menuai banyak opini yang berbeda-beda. Sekilas kabar ini saya dapati dari salah satu program news televisi swasta, karena penasaran langsung saja saya browsing mencari info kebenarannya, alhasil terdapat penjelasanyang berbeda-beda. Terkait adanya penemuangunung api bawah laut berukuran besar yang berada di Palung Sunda, di barat daya Sumatera, 330 km dari Bengkulu, kata Surono, penemuan tersebut kemungkinan bisa saja terjadi. Meskipun demikian, pihaknya belum tahu tingkat keaktifan gunung api bawah laut ini karena butuh penelitian lagi, tapi gunung tersebut tidak masuk dari 129 gunung api Indonesia."Gunung api yang terletak di barat Pulau Sumatera itu belum membahayakan. Para peneliti masih meriset tingkat keaktifan gunung api ini," kata Surono *kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono. (ANTARA)
Tri Wahono | Kamis, 28 Mei 2009 | 18:08 WIB  menjelaskan bahwa Tim yang terdiri dari gabungan para pakar geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil menemukan gunung api raksasa di bawah perairan barat Sumatera. Gunung api tersebut berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan berada 330 km arah barat Kota Bengkulu.
Para ahli geologi ini berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG (Institut de Physique du Globe) Paris.
"Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua," kata Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).
Namun menurut Bapak Irsan yang merpakan Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Mukomuko melalui Media Indonesia Sabtu, 04 September 2010 09:16 WIB Provinsi Bengkulu, beliau meragukan keberadaan gunung api di bawah laut karena belum ada data yang akurat tentang itu.   
Ia mengatakan bila melihat peta belum dapat memberikan kepastiaan keberadaan gunung api di bawah laut. "Jika benar gunung api itu ada di daerah ini, logikanya pada saat terjadi gempa bumi pada 2007 dengan kekuatan 7,8 skala richter, mungkin gunung api tersebut sudah meletus," jelasnya. Perihal ini diperjelas pada Media Online Antara News Juli 2009. Informasi perihal ditemukannya gunung api bawah laut Bengkulu, ternyata tidak benar, setelah dikorfirmasikan kepada pihak Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). 
“Kami telah menugaskan seorang kepala bidang untuk mencari informasi pasti ke BPPT Bandung,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Bengkulu, Haji Yohanes M Nur ketika menghadiri HUT ke-47 PWRI Provinsi Bengkulu di Bengkulu, Sabtu.
Dikatakan, pasca bencana gempa dan tsunami Aceh, telah ditemukan di dasar laut semacam gunung yang tingginya 4000 meter (4 Km), lebar 50 Km kedalaman 5000 meter. Letaknya sekitar 3300 Km sebelah barat Bengkulu. Dari BPPT didapat keterangan autentik, itu bukan gunung berapi bawah laut. Diperkirakan itu merupakan bagian lempengan yang berada di wilayah samudera Indonesia.
Warga kota Bengkulu termasuk saya masih trauma atas kejadian gempa yang sering melanda wilayah ini, apalagi ada isu-isu gunung berapi bawah laut ini. Semoga isu-isu ini dapat menjadikan kita lebih dekat dan bersyukur atas semua keagungan yang diberikan oleh Allah yang maha esa. Percayalah semua bencana yang melanda dilandasi oleh perbuatan kita sendiri dan Allah tidak akan memberikan ujian pada umatnya yang tidak mampu ^_^
sumber : http://lounge.kucoba.com/2011/09/gunung-bawah-laut-terbesar-di-dunia.html
There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907