Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Saturday, 1 May 2010

Sultan Sepuh Cirebon Wafat

Ari Harmedi (saya) bersama PRA Arief Natadiningrat beserta istri


http://www.antaranews.com/berita/1272620437/sultan-sepuh-cirebon-wafat

Sultan Sepuh Cirebon Wafat

Cirebon (ANTARA News) - Sultan Sepuh XIII Keraton Kesepuhan Cirebon, Maulana Pakuningrat SH PhD (73), meninggal dunia Jumat sekitar pukul 15.50 WIB di RS Pertamina Klayan Cirebon, Jawa Barat.

Informasi dari keluarga keraton menyebutkan bahwa Sultan Sepuh XIII meninggal karena sakit.

Belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut mengenai hal-hal lain seperti sakit yang diderita Sultan Sepuh XIII dan kapan jenazahnya dimakamkan.


http://news.okezone.com/read/2010/04/30/340/328204/sultan-sepuh-pakuningrat-cirebon-wafat

Nusantara

Sultan Sepuh Pakuningrat Cirebon Wafat

Sabtu, 1 Mei 2010 - 01:03 wib
text TEXT SIZE :
Share
Foto: Ibnu (Koran SI)

CIREBON - Sultan Kasepuhan Kota Cirebon, Sultan Sepuh Maulana Pakuningrat atau lebih dikenal Sultan Sepuh XIII meninggal dunia sore tadi sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat (30/4/2010).

Sultan menghembuskan nafas terakhir di RS Pertamina, Klayan, Cirebon setelah menjalani perawatan selama satu minggu. Sultan Sepuh meninggal akibat gagal jantung.

Jenazah tiba di rumah duka di komplek Keraton Kasepuhan Kota Cirebon pukul 16.50 WIB. Suasana duka tampak menyelimuti keluarga besar Keraton Kasepuhan. Mereka terlihat begitu kehilangan tokoh yang selama ini menjadi panutan. Selama ini mendiang sultan dikenal mempunyai kepedulian yang besar terhadap permasalahan bangsa.

Putra Mahkota PRA Arief Natadiningrat mengungkapkan, kondisi fisik sultan dalam beberapa pekan terakhir terus menurun. "Sejak dua minggu terakhir kondisinya terus menurun hingga akhirnya meninggal tadi sore," ujar Arief saat ditemui di rumah duka.

Sebelum meninggal, sambung Arief, Sultan Sepuh sempat melakukan dzikir bersama dirinya, Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Setelah berdzikir, Sultan Sepuh sempat tidur hingga siang sebelum menghembuskan nafasnya yang terakhir. "Sehari sebelum meninggal, beliau sempat tak sadarkan diri," ujarnya.

Menurut Arief, Sultan Sepuh sudah lama menderita penyakit jantung. Penyakitnya sempat sembuh setelah ditangani sejumlah rumah sakit. "Beliau menderita jantung sejak pensiun dari Bank Jabar Banten. Pada 2005, tiga ring dipasang di jantung kanan dan kiri Sultan Sepuh," ujar Arief.

Arief mengaku seluruh keluarga sudah mempunyai firasat Sultan Sepuh akan meninggal, pasalnya sejak sebelas hari terakhir kondisinya terus melemah. Lebih lanjut Arief mengatakan, selama ini Sultan Sepuh sangat memperhatikan kepentingan keraton, bahkan permasalahan yang dihadapi bangsa seperti reaksinya saat mendengar kabar yang menyebutkan bahwa harta karun dari perairan Cirebon akan dilelang pemerintah.

"Begitu mendengar kabar harta karun dari perairan Cirebon akan dilelang, beliau langsung mengirimkan surat kepada Presiden SBY. Beliau meminta agar pemerintah tidak melelang benda cagar budaya tersebut melainkan menyarankan agar dilestarikan," ungkap mantan anggota DPD Jawa Barat ini.

Sultan Sepuh Maulana Pakuningrat meninggal dalam usia 73 tahun, meninggalkan satu istri, RA Irawati Pakuningrat, lima putra-putri, yakni PRA Arief Natadiningrat, RR Alexandra Uryaningrat, RR Gumiwang Kencana Ningrat, ER Nisfudin Ardiningrat, dan ER Gumelar Soerjadiningrat.

Jenazah Sultan Sepuh disemayamkan di Ruang Kabayaksa, komplek Keraton Kasepuhan Kota Cirebon. Setelah Magrib, jenazah dimandikan di Masjid Agung Sang Cipta Rasa. Pemakaman dilakukan Sabtu (1/5/2009) di komplek Makam Sunan Gunung Jati, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, makam khusus keturunan Sunan Gunung Jati.
(Ibnu/Koran SI/teb)


Smaller Reset Larger

CIREBON-–Kesultanan Kasepuhan Cirebon berduka. Sultan Maulana Pakuningrat XIII atau yang lebih dikenal Sultan Sepuh, meninggal dunia, Jumat (30/4) sekitar pukul 15.30 WIB. Rencananya, jenazah akan dimakamkan pada Sabtu (1/5).

Berdasarkan pesan singkat yang dikirimkan putera mahkota Keraton Kasepuhan, PRA Arif Natadiningrat, Sultan Sepuh meninggal setelah sempat menjalani perawatan selama satu minggu di RS Pertamina Klayan, Cirebon. Selama ini, Sultan Sepuh yang berusia 73 tahun, menderita komplikasi penyakit jantung.

Arif menuturkan, sebelum meninggal dunia, Sultan Sepuh pernah menjalani berbagai perawatan di sejumlah rumah sakit. Selain di RS Pertamina, Sultan Sepuh pun pernah dirawat di RS Harapan Kita Jakarta.

Menurut Arif, Sultan Sepuh akan dimakamkan di Astana Gunung Jati, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Tempat tersebut memang merupakan pemakaman khusus bagi keluarga keraton di Cirebon yang menjadi keturunan Sunan Gunung Jati. ‘’Esok seluruh wargi, sentana dan kemantren akan mengantarkan kepergian Sultan Sepuh,’’ tutur Arif. Dia menjelaskan, saat proses pemakaman tersebut, semuanya akan mengenakan pakaian adat Cirebon.

Sementara itu, sepeninggal Sultan Sepuh, maka tahta sebagai Sultan Keraton Kasepuhan secara otomatis akan diduduki PRA Arif Natadiningrat. Pasalnya, sudah sejak lama, PRA Arif Natadiningrat telah dinobatkan sebagai putera mahkota Keraton Kasepuhan Cirebon.

Red: Krisman Purwoko
Rep: lilis
There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907