Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Monday, 6 June 2011

Komentar Pejabat Euro Bantu Dolar Rebound

sumber : http://www.detikfinance.com/read/2011/06/07/102517/1654583/6/komentar-pejabat-euro-bantu-dolar-rebound?f9911023

Selasa, 07/06/2011 10:32 WIB
Komentar Pejabat Euro Bantu Dolar Rebound
Askap Futures - detikFinance

Jakarta -
Euro terkoreksi pada sesi perdagangan Senin (6/6) setelah sempat menyentuh catatan tertinggi satu bulan di kisaran 1.4656 terhadap dollar. Melemahnya euro dipicu oleh komentar yang dilontarkan pejabat Kementrian Keuangan Jerman yang dikutip mengatakan bahwa Yunani belum tentu mendapatkan paket bailout untuk kali ke dua.

Yunani sebelumnya telah mendapatkan paket bantuan senilai 110 miliar euro tahun lalu. Uni Eropa, IMF dan ECB saat ini sedang menjajaki kemungkinan untuk menggelontor Yunani dengan paket bailout tambahan demi mengatasi belitan krisis hutangnya.

Ketidakpastian mengenai upaya penyelamatan Yunani tersebut memaksa euro turun dari level tertingginya dalam satu bulan terhadap dollar.


Kian menambah sentimen negatif bagi euro kemudian adalah pernyataan Jean-Claude Juncker. Ketua grup menteri keuangan Zona Euro tersebut mengatakan bahwa nilai euro saat ini terlalu tinggi (overvalued).

Pada akhir sesi perdagangan Senin, euro ditutup di kisaran 1.4576 terhadap dollar, melemah hampir 0,4 persen dari level pembukaan.

Absennya data perekonomian AS semalam turut memberikan kesempatan bagi dollar untuk sedikit bernafas lega setelah dihantam sederet data lemah sepanjang minggu lalu. Sebagaimana diketahui, hampir seluruh data yang dirilis AS minggu lalu mengindikasikan melambatnya perekonomian AS.

Melemahnya euro, meski demikian, masih dibatasi oleh ekspektasi naiknya suku bunga ECB bulan Juli mendatang. Perhatian kini tertuju pada rapat kebijakan moneter ECB hari Kamis (9/6) lusa untuk mendapatkan kejelasan mengenai ekspektasi tersebut.

Naiknya suku bunga ECB akan mengangkat nilai euro karena di lain pihak, Federal Reserve belum mungkin menaikkan suku bunganya dalam waktu dekat. Dengan indikasi melambatnya perekonomian AS, Federal Reserve diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya pada level sangat rendah hingga tahun depan.

Dollar juga terpantau menguat terhadap franc Swiss Senin kemarin. Terbantu oleh aksi profit-taking, dollar ditutup menguat sekitar 0,2 persen di 0.8351 terhadap franc Swiss. Sebelumnya, dollar sempat melemah hingga 0.8327 yang merupakan rekor terendah baru dalam sejarah.

Demikian pula versus poundsterling, dollar berhasil membukukan gain lebih dari 0,4 persen dengan ditutup di 1.6352 pada akhir sesi.

Sedangkan emas berlanjut menunjukkan kilaunya dengan mencapai $1553.20 per troy ounce pada sesi perdagangan Senin. Kekhawatiran mengenai melambatnya perekonomian AS menggiring para pemodal beralih pada aset-aset yang dinilai lebih aman seperti emas. (atz)
There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907