Titimangsa

Titimangsa
Mendidik | Cerdas | Inovativ

Sunday, 14 November 2010

Obama Nilai Penting Peran Indonesia di Dunia

Rabu, 10 November 2010 - 11:12 wib
Fajar Nugraha - Okezone


Presiden Obama di kampus UI (Foto: Reuters)

DEOPK - Presiden Amerika Serikat (AS) yang memberikan kuliah umum di Universitas Indonesia, Depok hari ini, mengisyarakat peran penting Indonesia di dunia internasional.


Salah satu yang menjadi perhatian Presiden Obama atas peran Indonesia adalah penegakan HAM di ASEAN. Kembali Presiden kulit hitam pertama AS tersebut mengecam hasil Pemilu Myanmar, yang dinilainya tidak jujur dan tidak adil.

"Kami (AS) mengecam hasil pemilu di Myanmar, untuk itu kami berharap Indonesia dapat membantu perkembangan demokrasi di kawasan Asia Tenggara," ucap Presiden Obama dalam kuliah umumnya.

Di mata Presiden Obama, Indonesia dinilai sangat spiritualis. "Negara ini memiliki populasi Muslim terbesar di dunia. Di masa lalu, hubungan AS dengan dunia Muslim amatlah buruk. Sebagai Presiden AS saya akan memulai untuk memperbaiki hubungan dengan dunia Islam," lanjut Obama.

Obama juga menegaskan, jika AS tidak akan pernah berperang melawan Islam. Tetapi dia menganggap penting seluruh dunia akan ancaman teroris. Dunia internasional harus bekerja sama untuk memerangi teroris, khususnya AL Qaeda.

Presiden AS ke-44 ini juga menyatakan akan bekerja keras untuk membantu perdamaian di Israel dan Palestina. Pembentukan dua negara adalah tujuan utama dalam perundingan perdamaian Timur Tengah.

There was an error in this gadget

AddThis

Bookmark and Share

Facebook Comment

Info Archive

Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Arief Natadiningrat :

"Kami berharap, negara ini tidak melupakan sejarah. Dulu sebelum kemerdekaan Bung Karno meminta dukungan keraton untuk bisa membuat NKRI terwujud, karena saat itu tak ada dana untuk mendirikan negara. Saat itu keraton-keraton menyerahkan harta yang mereka punya untuk kemerdekaan negara ini,"

http://nasional.kompas.com/read/2010/12/05/1725383/Para.Sultan.Dukung.Keistimewaan.Yogya

THE FSKN STATMENT IN SULTANATE OF BANJAR : SESUNGGUHNYA KETIKA RAJA - RAJA MEMBUAT KOMITMENT DGN BUNG KARNO DALAM MENDIRIKAN REPUBLIK INI , SEMUA KERAJAAN YG MENYERAHKAN KEDAULATAN DAN KEKAYAAN HARTA TANAHNYA , DIJANJIKAN MENJADI DAERAH ISTIMEWA. NAMUN PADA KENYATAANNYA ...HANYA
YOGYAKARTA YG DI PROSES SEBAGAI DAERAH ISTIMEWA ... AKANKAH AKAN MELEBAR SEPERTI KETIKA DI JANJIKAN ... HANYA TUHAN YG MAHA TAU. ( Sekjen - FSKN ) By: Kanjeng Pangeran Haryo Kusumodiningrat

http://www.facebook.com/photo.php?fbid=177026175660364&set=a.105902269439422.11074.100000589496907